Home » » Apa sih itu Framework PHP CodeIgniter dan Perbedaannya dengan CMS

Apa sih itu Framework PHP CodeIgniter dan Perbedaannya dengan CMS

Written By rahman nur on Tuesday, November 1, 2016 | 10:56:00 AM

CodeIgniter adalah sebuah framework PHP. dan Framework itu sendiri merupakan suatu kerangka kerja yang berupa sekumpulan folder yang memuat file-file php.  CodeIgniter ini menyediakan class libraries, helpers, plugins dan lainnya yang memudahkan kita dalam membangun sebuah aplikasi website dengan lebih cepat.






Perlu diketahui bahwa Framework itu Beda dengan CMS ( Content Management System ), Bisa dilihat dari penjelasan diatas, bahwa framework itu merupakan kerangka kerja / alat yang digunakan untuk meringankan tugas pembuat website, sehingga lebih tertata dan rapi untuk alur pembuatan websitenya tetapi tetap kita harus menulis kode program sendiri gan.. tetapi penulisan kode kita menyesuaikan dengan lingkungan framework yang kita akan gunakan, kalau dalam pembahasan ini kita memakai Framework CodeIgniter.

berbeda dengan CMS, dimana kita hanya tinggal menjalankan saja / instal saja tanpa perlu lagi memikirkan untuk menulis program sendiri.. Plug n Play gitu lah...

Nah gimana? beda kan, maka jangan sekali kali menyamakan lagi ya setelah baca post ini..

Apa saja sih framework yang beredar saat ini ?
CodeIgniter, Yii, CakePHP, Zend, dan masih banyak lagi...



Apa saja sih CMS yang beredar saat ini?
Wordpress, Drupal, JoomLa, Moodle, dan masih banyak lagi...



Nah.. silahkan bandingkan sendiri gan biar lebih paham perbedaannya...

Saran kita, jika kalian masih awam dalam membuat website, tidak ingin ribet masalah NgoDinng PHP dan semacamnya, silahkan Pakai CMS... Plug n Play kok.. tinggal Instal => next next doang...dan itu bisa dilakukan beberapa jam aja langsung jadi...

tetapi jika kamu tipe orang yang udah mempelajari PHP, HTML, Javascript dan kawan kawannya, silahkan pakai Framework untuk mempermudah kamu dalam membuat sebuah website.. toh dengan mempelajari framework itu sendiri, kamu nanti juga bakal bisa paham deh buat framework sendiri... tergantung seberapa besar usaha kamu...


Nah itulah perbedaan antara Framework dan CMS..Semoga dapat bermanfaat..
hehe

kali ini kita akan langsung nyemplung bahas CodeIgniter ya..berarti CMS kita hilangkan dlu untuk pembahasan selanjutnya,,, setidaknya agan tau.. hihihi..


Ini alasan seorang programmer menggunakan Framework untuk memulai proyeknya.. :
  1. Mempercepat dan mempermudah pembangunan sebuah aplikasi web.
  2. Relatif memudahkan dalam proses maintenance karena sudah ada pola tertentu dalam sebuah framework (dengan syarat programmer mengikuti pola standar yang ada)
  3. Umumnya framework menyediakan fasilitas-fasilitas yang umum dipakai sehingga kita tidak perlu membangun dari awal (misalnya validasi, ORM, pagination, multiple database, scaffolding, pengaturan session, error handling, dll
  4. Lebih bebas dalam pengembangan


Lalu darimana sih CodeIgniter berasal?

CodeIgniter ditulis (dibuat) oleh Rick Ellis,

photo of Rick Ellis

dia adalah seorang musisi rock yang menjadi programmer. Ia membangun perusahaan bernama Ellis Lab, yang mengembangkan beberapa produk unggulan salah satunya CodeIgniter. CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28 Februari 2006. Versi stabil terakhir(2014) adalah versi 2.2 sedangkan untuk versi 3 masih dalam tahap pengembangan(development). Untuk saat ini(2016), CodeIgniter dikembangkan oleh British Columbia Institute of Technology (http://www.bcit.ca/cas/computing)

ini Histori versi CodeIgniter :

Versi

Version Release date PHP version Notes
Beta 1.0 28 Februari 2006

Beta 1.1 10 Maret 2006

1.2 21 Maret 2006

1.3 03 April 2006

1.3.1 11 April 2006

1.3.2 17 April 2006

1.3.3 01 Juni 2006

1.4.0 17 September 2006 >=4.4.1
1.4.1 21 September 2006

1.5.0 30 Oktober 2006

1.5.0.1 31 Oktober 2006

1.5.1 23 November 2006

1.5.2 13 Februari 2007

1.5.3 15 April 2007

1.5.4 12 Juli 2007

1.6.0 30 Januari 2008

1.6.1 12 Februari 2008

1.6.2 13 Mei 2008

1.6.3 26 Juni 2008

1.7 23 Oktober 2008

1.7.1 10 Februari 2009

1.7.2 11 September 2009

2.0 28 Januari 2011 >=5.1.6
2.0.1 15 Maret 2011

2.0.2 07 April 2011

2.0.3 20 Agustus 2011

2.1.0 14 November 2011

2.1.1 12 Juni 2012

2.1.2 29 Juni 2012

2.1.3 08 Oktober 2012

2.1.4 08 Juli 2013

2.2.0 2 Juni 2014

2.2.1 22 Januari 2015
CodeIgniter 2.2.1 Released[2]
3.0.0 30 Maret 2015 >=5.2.4 CodeIgniter 3.0[3]
2.2.2 15 April 2015
CodeIgniter 2.2.2 Released[4]
2.2.3 14 Juli 2015
CodeIgniter 2.2.3 Released[5]
3.0.1 7 Agustus 2015

2.2.4 20 Agustus 2015
CodeIgniter 2.2.4 Released[6]
3.0.2 08 Oktober 2015
CodeIgniter 3.0.2 Released[7]
2.2.5 08 Oktober 2015
CodeIgniter 2.2.5 Released[8]
3.0.3 31 Oktober 2015
CodeIgniter 3.0.3 Released[9]
3.0.4 13 Januari 2016
CodeIgniter 3.0.4 Released[1]
Legenda:
Versi lama
Versi lebih lama, tetapi masih didukung
Versi terkini
Rilis selanjutnya




Sumber : Wikipedia


Alur kerja CodeIgniter


Ini beberapa kelebihan CodeIgniter (CI) dibanding Framework lainnya :


  1. Performa sangat cepat : salah satu alasan tidak menggunakan framework adalah karena eksekusinya yang lebih lambat daripada PHP from the scracth, tapi Codeigniter sangat cepat bahkan mungkin bisa dibilang codeigniter merupakan framework yang paling cepat dibanding framework yang lain.
  2. Konfigurasi yang sangat minim (nearly zero configuration)  : tentu saja untuk menyesuaikan dengan database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah beberapa file konfigurasi seperti database.php atau autoload.php, namun untuk menggunakan codeigniter dengan setting standard, anda hanya perlu mengubah sedikit saja file pada folder config.
  3. Banyak NAUNGAN komunitas: dengan banyaknya komunitas CI ini, memudahkan kita untuk berinteraksi dengan yang lain, baik itu bertanya atau teknologi terbaru.
  4. Dokumentasi yang sangat lengkap : Setiap paket instalasi codeigniter sudah disertai user guide yang sangat bagus dan lengkap untuk dijadikan permulaan, bahasanya pun mudah dipahami.  Dan banyak lagi yang lainnya.

Prinsip dasar dari CodeIgniter sendiri adalah MVC ( Model View Controller )

Model View Controller merupakan suatu konsep yang cukup populer dalam pembangunan aplikasi web, berawal pada bahasa pemrograman Small Talk, MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, user interface, dan bagian yang menjadi kontrol aplikasi. Terdapat 3 jenis komponen yang membangun suatu MVC pattern dalam suatu aplikasi yaitu :

  1. View, merupakan bagian yang menangani presentation logic. Pada suatu aplikasi web bagian ini biasanya berupa file template HTML, yang diatur oleh controller. View berfungsi untuk menerima dan merepresentasikan data kepada user. Bagian ini tidak memiliki akses langsung terhadap bagian model.
  2. Model, biasanya berhubungan langsung dengan database untuk memanipulasi data (insert, update, delete, search), menangani validasi dari bagian controller, namun tidak dapat berhubungan langsung dengan bagian view.
  3. Controller, merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view, controller berfungsi untuk menerima request dan data dari user kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi.





Anda Telah Membaca #CodeIgniter
yang di tulis oleh
Team - GenbiSoft
Tahun 2016 - All Right Reserved
http://ilmuversity.pasarsambilan.com
Facebook : Ilmuversity
Twitter : Ilmuversity
Youtube : Ilmuversity


- Dilarang Mengcopy Artikel tanpa Seizin Penulis -


Advertisement

0 komentar:

Post a Comment



Kumpulan Tutorial Tentang Adobe Premiere






Kumpulan Tutorial Tentang Blogger






Kumpulan Tutorial Tentang Windows





Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus